Ringkasan
- Compression fitting → cepat & praktis, cocok untuk ≤110 mm (typical), perbaikan/branching kecil, minim alat, cocok lokasi tanpa listrik.
- Butt fusion → ekonomis untuk mainline menengah–besar (≈63–1200 mm typical), sambungan homogen kuat, butuh listrik & operator terlatih.
- Electrofusion → akurat & traceable, unggul di ruang sempit/repair/tee/area basah, umum dipakai hingga ≈630 mm (typical), biaya fitting lebih tinggi, butuh kontrol SOP ketat.
Catatan: rentang diameter/PN bersifat umum—selalu cek spesifikasi pabrikan & standar proyek (ISO 4427 / SNI 06-4829.2).
Baca Juga: Harga Fitting Pipa HDPE Semua Tipe
Prinsip Kerja 3 Metode
Compression Fitting
Menyatukan pipa dengan grip ring, body, dan nut yang mengencang secara mekanis. Beberapa ukuran butuh liner/stiffener agar bibir pipa tidak deform. Kekuatan tergantung torsi kencangan dan kualitas komponen.
Butt Fusion
Ujung pipa/fiting disejajarkan, dipanaskan oleh plat pemanas hingga terbentuk bead, lalu ditekan dengan parameter (drag pressure, heat, soak, cool). Hasilnya sambungan homogen setara material pipa.
Electrofusion
Fitting memiliki kawat resistansi internal. Setelah scraping & clamping pipa, fitting dialiri arus sesuai barcode/parameter hingga meleleh dan menyatu. Log sambungan (waktu, volt, suhu) bisa disimpan untuk traceability.
Perkiraan Biaya & Waktu (Tanpa Jargon)
- Compression fitting: pemasangan paling cepat, alat sederhana; tetapi harga fitting bisa lebih tinggi di ukuran besar.
- Butt fusion: ekonomis untuk proyek panjang dan diameter besar; butuh listrik dan operator terlatih agar hasil konsisten.
- Electrofusion: praktis di lokasi sempit/berair atau untuk tee/repair; fitting biasanya lebih mahal, tetapi rapi dan pencatatannya lengkap.
Tips menilai total biaya: bandingkan waktu per sambungan, harga fitting/alat, dan risiko ulang kerja jika terjadi kebocoran.
Batasan Diameter & Tekanan (Praktik Umum)
- Compression: cocok sampai ≈110 mm, sesuaikan PN/SDR dan pakai liner bila direkomendasikan.
- Butt fusion: dari 63 sampai 1200 mm (bahkan lebih tergantung pabrikan), cocok untuk PN umum (PN6–PN16/PN20).
- Electrofusion: umum 20–630 mm, sangat membantu untuk fitting khusus dan ruang terbatas.
Selalu cocokkan dengan ISO 4427 / SNI 06-4829.2 dan datasheet pabrikan.
Kesalahan Umum & Cara Menghindari
- Permukaan kotor/basah (EF/Compression): lakukan scraping (EF), bersihkan & keringkan sebelum pasang.
- Pipa tidak sejajar (Butt/EF): wajib clamp/aligner dan cek drag pressure.
- Torsi salah (Compression): gunakan kunci torsi; pasang liner jika disarankan.
- Suhu/waktu salah (Butt): pastikan suhu plat sesuai, ikuti tabel diameter–SDR.
- Pendinginan terganggu: jangan dipindah sebelum waktu cool selesai.
- Dokumentasi QC minim: simpan foto, nomor sambungan, operator, barcode EF, parameter, hasil pressure test.
Flowchart Pemilihan (Versi Teks)
- Butuh cepat, listrik terbatas, diameter kecil? → Compression fitting.
- Jalur panjang, diameter ≥63 mm, ingin biaya per sambungan lebih rendah? → Butt fusion.
- Ruang sempit/repair/tee, butuh catatan sambungan rapi? → Electrofusion.
- Masih ragu? Coba 1–2 sambungan uji per opsi + pressure test lalu bandingkan.
Studi Kasus Singkat
1) PDAM – Trunk Main 355 mm
Fokus: jalur panjang, sambungan kuat & seragam → Butt fusion. EF untuk titik tee/repair.
2) Perumahan – Cabang 63–90 mm
Fokus: cepat & tersebar → Compression fitting untuk tapping/percabangan; liner bila perlu.
3) Industri – Chamber Sempit 160–250 mm
Fokus: ruang sempit & butuh jejak sambungan → Electrofusion; butt fusion di area terbuka.
FAQ
Compression aman untuk tekanan tinggi?
Bisa, asal komponen sesuai standar, torsi benar, dan gunakan liner bila direkomendasikan.
Kapan EF lebih tepat daripada butt fusion?
Saat ruang sempit, perbaikan, sambungan tee, dan butuh catatan sambungan yang detail.
Bagaimana menjaga kualitas butt fusion?
Ikuti parameter pabrikan, kalibrasi suhu, gunakan clamp, dan lakukan pressure test.
CTA
Ingin bantuan menentukan sambungan berdasarkan diameter, PN/SDR, dan kondisi proyek?
Konsultasi gratis pilih sambungan dengan cara klik disini
